AS Gagal, Saatnya RI Makin Berdaulat

Kamis, 18 Juni 2020 13:39

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR— Superioritas dan posisi Amerika Serikat yang menjadi kiblat demokrasi justru tak mampu meredam perilaku rasis warga negaranya. Negeri Paman Sam telah gagal.

Imam Besar Masjid di New York Shamsi Ali mengatakan peristiwa yang terjadi di AS bisa terjadi di negara lain. Termasuk Indonesia. Rasisme AS ini sudah menjadi bagian dari sejarah kelam negara itu.

“Jadi ini merupakan sebuah pertautan sejarah di mana di Negeri Paman Sam, soal rasisme ini belum usai,” ujarnya pada diskusi webinar dengan tema Gejolak AS, Bagaiamana Indonesia Menyikapinya yang digelar Harian FAJAR, Rabu, 17 Juni.

Shamsi menjelaskan, Indonesia dengan keberagaman suku, agama, dan budaya tentu juga rentan tersulut konflik berbau SARA. Sejak merdeka hingga kini beberapa konflik SARA pernah terjadi.

“Nasionalisme itu sangat penting dijaga. Dan saya rasa kita masih kuat kalau bicara nasionalisme. Contoh WNI yang saat ini menetap di luar negeri. Bahkan ada orang berdarah Indonesia meski sudah ganti paspor dan menjadi warga negara di negara dia menetap, tetap mencintai Indonesia. Artinya memang secara jiwa dan raga nasionalisme mereka masih kuat,” terang Imam.

Bagikan berita ini:
6
10
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar