Bentjok Mengeluh, Ali Fikri Bilang Tinggal di Penjara Memang Tidak Enak

Kamis, 18 Juni 2020 15:24

Tersangka kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Komisaris PT Hanson Internasional Benny Tjokrosaputro (kanan) bersiap menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta. Foto: Muhammad Iqbal/Antara

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – KPK merespon Direktur Utama PT Hanson International Benny Tjokrosaputro (Bentjok), terdakwa perkara korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Bentjok mengeluh tak nyaman hidup di penjara KPK.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan bahwa tinggal di dalam rumah tahanan memang tidak enak. Para tahanan harusnya bisa memahami pperbedaan hidup bebas dengan di tahanan.

“Perlu kami ingatkan, para tahanan harus memahami ada kondisi yang berbeda antara di dalam tahanan dengan tidak dalam penahanan. Jadi jangan meminta fasilitas berlebih sesuai dengan keinginan dan kebiasaannya ketika berada di luar tahanan,” ucapnya Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (18/6).

Dijelaskan Ali Fikri, pengelolaan Rutan KPK dilakukan dengan baik. Termasuk soal kesehatan para tahanan juga menjadi perhatian.

“Termasuk saat ini, di tengah pandemi COVID-19 kondisi kesehatan tahanan juga menjadi perhatian serius KPK. Seluruh tahanan, kami pastikan sampai hari ini telah menjalani pemeriksaan rapid test dengan hasil seluruhnya nonreaktif,” ucap Ali.

Dikatakannya di dalam rutan pasti ada pembatasan-pembatasan seperti komunikasi dengan pihak lain.

“Kami pastikan Rutan KPK telah memenuhi standar sebagaimana ketentuan Kemenkumham karena KPK juga wajib mematuhi aturan yang berlaku dalam pengelolaan rumah tahanan antara lain Permenkumham Nomor 6 Tahun 2013 tentang Tata tertib Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara,” tuturnya.

Komentar