Janda Satu Anak Sukarti Ketagihan Berbuat Terlarang setelah Bangkrut

Kamis, 18 Juni 2020 14:43

Ilustrasi wanita diborgol

FAJAR.CO.ID, SOLO – Terdesak kebutuhan hidup yang harus tetap dipenuhi di masa pandemi Covid-19, membuat Sukarti, 55, warga kampung Dawung Kulon RT 01 RW 10 Kelurahan/Kecamatan Serengan gelap mata. Dia nekat menggelapkan sepeda motor. Tidak tanggung-taggung, janda satu anak ini nekat menggelapkan hingga 17 unit sepeda motor matik.

Pelaku mengaku mulai melakukan aksi kejahatan sejak empat bulan silam. Awalnya dia menggelapkan sepeda motor Honda Beat dengan nopol AD 2008 S milik salah satu temannya. Dari situ dia jadi ketagihan.

“Biasanya yang saya gelapkan motor teman-teman, terus merambah ke rental. Rentalnya juga punya kenalan saya. Jadi tidak usah ada jaminan, mereka percaya. Sewanya rata-rata Rp100 ribu,” papar pelaku.

Setelah motor didapat, langsung digelapkan oleh pelaku. Setiap motor digelapkan dengan nominal antara Rp500 ribu hingga Rp7 juta. Dari hasi gadai, wanita ini meraup keuntungan hingga menyentuh angka Rp60 juta. “Uangnya sudah habis semua, buat kebutuhan sehari-hari sama bayar utang,” kata Sukarti.

Sebenarnya, Sukarti memiliki usaha berjualan pisang di salah satu kios tidak jauh dari rumahnya. Namun lantaran pandemi Covid-19, usaha yang sudah dirintis tahunan ini bangkrut. Dia terpaksa mencari hutangan untuk menutup kerugian. Hutang yang semakin lama semakin menumpuk dan kebutuhan pokok yang kian meningkat itulah yang membuatnya gelap mata.

Bagikan berita ini:
4
5
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar