Kunjungan Pasien Sepi, Pendapatan RSUD Tenriawaru Anjlok

Humas RSUD Tenriawaru, Ramli

FAJAR.CO.ID, BONE — Tidak hanya perusahaan yang terdampak secara finansial akibat pandemi covid-19, RSUD Tenriawaru Bone juga mengalami hal yang sama.

Humas RSUD Tenriawaru, Ramli, menerangkan, semenjak masa pandemi Covid-19 pendapatan dan kunjungan pasien rawat jalan maupun rawat inap turun drastis. “Kondisi ini berpengaruh secara signifikan ke pendapatan,” katanya, Kamis (18/6/2020).

Sebagai perbandingan, kata dia, kunjungan pasien rawat jalan sebelum pandemi mencapai 6.000 orang per bulan. Jika di rata-ratakan perharinya sekitar 250 kunjungan. Kondisi itu berlangsung hingga Maret 2020.

Saat pandemi kunjungan rawat jalan bulan April 2.500 orang dan di bulan Mei 2.030 orang. Kalau dirata-ratakan sekitar 84 sampai 104 kunjungan per hari. “Jadi turun lebih dari setengahnya atau sekitar 59 persen di bulan April, dan 66 persen di bulan Mei,” tuturnya.

Smentara, untuk rawat inap sebelum pandemi, jumlah pasien perbulan rata-rata 1.100 orang. Setelah pandemi jumlah pasien bulan April dan Mei berkurang 60 persen.

“Kondisi ini tentu berpengaruh ke pendapatan yang turun secara signifikan. Bahkan, sebelum pandemi klaim BPJS per bulan sekitar Rp6 miliar, sekarang klaim bulan April dan Mei turun menjadi Rp2,5 miliar,” jelasnya. (agung/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...