Mahasiswa IAIN Bone Bisa dapat Diskon UKT, Begini Syaratnya

Kamis, 18 Juni 2020 12:55

Rektor IAIN Bone, Prof Andi Nuzul. (FOTO: AGUNG PRAMONO/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, BONE– Kementerian Agama menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) tentang Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Pada Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN). Termasuk Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone.

Plt Dirjen Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin mengatakan, terbitnya KMA ini sebagai respons atas dampak yang dialami mahasiswa PTKN akibat pandemi Covid-19.

Dalam KMA Nomor 515 Tahun 2020, berupa melambatnya pertumbuhan ekonomi nasional yang telah mengakibatkan penurunan kemampuan ekonomi mahasiswa, orang tua mahasiswa, atau pihak lain yang membiayai sehingga berpotensi menghambat kelancaran pembayaran UKT pada PTKN.

“KMA ini juga terbit untuk meringankan beban mahasiswa, orang tua mahasiswa, atau pihak lain yang membiayai dan untuk memastikan kelancaran pembayaran UKT,” katanya kemarin

Keringanan UKT ada kriteria tersendiri. Bagi kampus IAIN dan STAIN ada dua pilihan. Bisa penurunan UKT atau perpanjangan masa pembayaran. Kalau UIN tambahan satu syarat yakni, pembayaran bisa diangsur.

Rektor IAIN Bone, Prof Andi Nuzul mengatakan, ini hanya dikhususkan bagi mereka yang terdampak. Misalnya orang tuanya kehilangan pekerjaan, atau meninggal karena covid.

“Kami sepakat untuk memilih menyerahkan sepenuhnya ke mahasiswa, apakah mengambil perpanjangan atau penurunan UKT,” ucapnya, Rabu (18/6/2020).

Kata Ketua Majelis Pengawas Daerah Notaris (MPDN) Kabupaten Bone ini, untuk penurunan ada juga dua pilihan. Ada penurunan 10 persen, ada pula penurunan level.

“Kami pilih penurunan level. Misalnya pembayarannya Rp800 ribu turun ke Rp600 ribu. Pembayaran Rp2,4 juta turun ke Rp2,1 juta. Tergantung prodinya. Kalau pakai penurunan level paling sedikit pengurangananya Rp150 ribu,” tambahnya.

Menurutnya, mahasiswa tinggal memilih sesuai juknis. Tergantung yang mana memudahkan mahasiswa. Yang pasti kalau perpanjangan masa pembayaran sampai 10 Oktober, untuk penurunan level sampai 30 Juli.

“Seluruh mahasiswa berpotensi mendapatkan bantuan, namun harus dengan syarat. Dengan melampirkan dokumen. Ada keterangan dari desa. Dan nanti ada tim verifikasi. Semua bisa tapi harus dibuktikan,” jelas Alumni Fakultas Hukum UGM itu.

Sementara Wakil Rektor II IAIN Bone, Abdul Hana menambahkan, ada empat fakultas di sini yakni, Fakultas Syariah dan Hukum Islam, Fakultas Tarbiyah (pendidikan), Fakultas Usluhuddin dan Dakwah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

“Masing-masing prodi berbeda-beda UKTnya. Paling tinggi UKT di kampus IANI Bone Rp2,4 juta, dan mahasiswa yang paling tua tahun angkatan 2016,” ucapnya. (agung/fajar)

Bagikan:

Komentar