Pembelaan Abu Rara Penusuk Wiranto yang Dituntut 16 Tahun Penjara

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pelaku penusukan terhadap mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, Syahrial Alamsyah alias Abu Rara membacakan nota pembelaan atau pledoi melalui teleconference yang di gelar oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat. Dalam pembelaannya, Syahrial mengaku tidak ada pemufakatan jahat dengan Samsudin alias Abu Basilah.

“Tentang tuduhan perencanaan dengan saudara Samsudin itu tidak ada. Pemufakatan jahat bersama juga tidak ada, tidak terbukti juga,” kata Syahrial menyampaikan nota pembelaan di PN Jakarta Barat, Kamis (18/6).

Sementara itu, terdakwa Samsudin alias Abu Basilah juga turut menyampaikan nota pembelaan. Melalui teleconference, Samsudin meminta agar majelis hakim meringankan hukumannya dan meminta keadilan yang seadil-adilnya. “Sebenarnya saya tidak pernah melakukan apapun, tidak ada hal apapun,” beber Samsudin.

Untuk terdakwa Fitria Andini, istri dari Abu Rara melalui tim kuasa hukumnya meminta agar majelis hakim menyatakan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak terbukti melakukan tindak pidana terorisme.

Terpisah, pengacara ketiga terdakwa Kamsi menyampaikan, terdakwa Syahrial tidak pernah melakukan pemufakatan jahat dengan Samsudin. Namun aksi penusukan kepada Wiranto saat berkunjung ke Alun-alun Menes, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten pada 10 Oktober 2019 dilakukan inisiatif pribadi.

“Pada intinya terdakwa Syahrial tidak pernah melakukan pemufakatan dengan temannya (Samsudin) tapi mandiri. Jadi tidak masuk jaringan teroris, tapi masuk dalam pasal 351 tentang penganiyaaan,” ujar Kamsi.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan