Viral Ibu Hamil Ditolak RS, Wagub Minta Sosialisasi Protap Covid-19 Dimasifkan

Ilustrasi. upaya penanganan penyebaran virus corona-- FAISAL R. SYAM / FAJAR INDONESIA NETWORK.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengunjungi Ervina, ibu hamil yang ditolak rumah sakit dan bayinya meninggal dalam kandungan. Ervina hingga saat ini dirawat di RSIA Ananda, Jalan Andi Djemma, Rabu (17/6/2020).

Andi Sudirman mengatakan, di tengah pandemi covid-19 ibu hamil harus menjadi perhatian khusus sehingga dapat melaksanakan proses melahirkan dengan baik.

Ia menekankan agar kejadian semacam ini tidak terulang, terlebih di tengah mewabahnya virus corona. Caranya dengan terus sosialisasikan protap bersalin pada ibu hamil.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Pak Gub, berkoordinasi dengan dinas kesehatan. Pada intinya bahwa kita upayakan agar ini tidak terjadi kembali. Hal lain adalah tentu harus ada masif sosialisasi tentang orang hamil memiliki perencanaan yang baik,” ungkap Sudirman, Jumat (19/6/2020).

Dia mangatakan bahwa pemberlakuan pemeriksaan swab covid-19 memang wajib dilakukan sebelum ibu melahirkan.

“Karena bukan (persalinan) normal. Standarnya mereka harus ke rumah sakit, harus ada protap yang dilalui termasuk rapid dan sebagainya ketika reaktif atau bagaimana kayak kemarin kasusnya karena reaktif,” katanya.

Diketahui ibu hamil bernama Ervina Yana (30) meramaikan pemberitaan dan viral di media sosial karena mengaku ditolak oleh dua rumah sakit sehingga mengakibatkan anak dalam kandungannya meninggal dunia. Alasan ditolak, kata Ervina, harus menjalani rapid test dan swab sebelum melakukan persalinan. (anti/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar