Efek Pandemi, Rutan Makassar Berpikir Ulang untuk Terima Tahanan Baru

Sabtu, 20 Juni 2020 22:11

Pimpinan Rutan Makassar.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pandemi Covid-19 juga berdampak besar terhadap Rutan Kelas I Makassar. Pihaknya berpikir ulang menerima tahanan sebagai penghuni baru.

Bukan bermaksud melarang masuknya tahanan baru. Pihaknya justru harus lebih teliti menerima itu. Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan, Reynhard Silitonga, mengatakan, ada beberapa syarat sebelum tahanan baru itu masuk di tengah pandemi.

Pertama, mempertimbangkan kapasitas blok dan kamar isolasi yang dimiliki. Kedua, tahanan yang akan diterima harus sudah dilakukan tes rapid dengan hasil non reaktif.

“Selain itu, memberikan masker kain yang wajib dipakai untuk tahanan, dan memberikan informasi tentang kewajiban melaksanakan physical dan social distancing,” kata Reynhard, Sabtu (20/6/2020).

Ada juga dengan cara melakukan isolasi selama 14 hari. Bila timbul gejala selama masa isolasi, segera dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan setempat dan segera dirujuk ke rumah sakit rujukan Covid-19.

Pihaknya juga melakukan secara ketat 12 langkah pencegahan dan penanganan Covid-19. Syarat tersebut wajib dilakukan sebelum menerima tahanan baru di dalam rutan.

“Perlu menjadi perhatian utama, pembentukan SOP penerimaan tahanan baru era new normal, sehingga teman-teman pelaksana di lapangan punya pegangan dalam melaksanakan tugas,” jelasnya.

Perlu diketahui, jumlah penghuni Rutan Kelas I Makassar per hari ini, sudah mencapai 1.770 orang.

Bagikan berita ini:
2
9
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar