Hindari Krisis Moneter, BI Kembali Turunkan Suku Acuan Bunga

Sabtu, 20 Juni 2020 20:25

Ilustrasi. (int)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Bank Indonesia kembali menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 4,25 persen. Diketahui kebijakan tersebut diambil guna menyelamatkan negara dari krisis moneter akibat penyebaran virus corona dihampir seluruh negara.

Kendati demikian Direktur Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Endang Kurnia Saputra mengaku tetap optimis terhadap pertumbuhan ekonomi Sulsel tahun 2020 berada pada kisaran 4,5 hingga 4,9 persen.

“Sehingga berbagai langkah yang dilakukan dalam prpses pemulihan ekonomi secara nasional seperti memberikan jasa giro sebesar 1,5 persen per tahun kepada perbankan, pembiayaan anggaran pendapatan dan belanja negara hingga restrukturasi kredit bagi UMKM sehingga pengusaha dapat kembali beegairah menggerakkan roda perekonomian dengan bunga kredit yang terjangkau,” ucapnya, Sabtu (20/6/2020).

BI memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2020 ini hanya mampu bergerak pada kisaran 0,9 hingga 1,9 persen guna stabilitas perekonomian di tengah pandemi virus corona Bank Indonesia kwmbalk menurunkan suki bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 4,25 persen.

Lebih jauh Adang sapaan akrabnya membeberkan kebijakan penurunan suku bunga acuan yang dilakukan Bank Indonesia guna menjaga perekonomian negara dari krisis moneter.

“Sepanjang 2020 ini Bank Indonesia telah menurunkan suku bunga sebanyak 75 basis poin,” bebernya.

Selain itu akumulasi Bank Indonesia juga diketahui juga akanmengucurkan dana yang cukup fantastis yakni sebesar Rp500 triliun guna mendukung perekonomian nasional. (anti/fajar)

Bagikan berita ini:
7
10
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar