12 Dokter PPDS Unair Positif Covid-19, 2 Kondisi Berat

Minggu, 21 Juni 2020 19:29

Ilustrasi pelepasan jenazah dokter yang menempuh program pendidikan dokter spesialis (PPDS) penyakit dalam di RSUD Soetomo Surabaya pada Rabu (10/6). (Antara)

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soetomo Surabaya Joni Wahyuhadi menyatakan, ada 12 dokter program pendidikan dokter spesialis (PPDS) Universitas Airlangga (Unair) yang terkonfirmasi positif terpapar Covid-19.

Menurut Joni, sebanyak 10 dokter PPDS di antaranya memiliki gejala ringan dan sedang. Sedangkan dua dokter dalam kondisi berat. ”Sehingga yang dua perlu menjalani perawatan intensif oleh RSUD Soetomo,” ujar Joni seperti dilansir dari Antara di Surabaya pada Minggu (21/6).

Joni berharap doa dari seluruh masyarakat agar seluruh dokter PPDS segera sembuh dan beraktivitas kembali seperti sediakala.

Terdapatnya dokter PPDS yang terpapar Covid-19 saat ini memang menjadi sorotan. Sebab, tersiar kabar bahwa tidak sedikit calon dokter spesialis yang sedang menempuh pendidikan tersebut menjadi korban. Bahkan pada Rabu (10/6), salah seorang dokter PPDS penyakit dalam Miftah Fawzy Sarengat, meninggal dunia karena terpapar virus korona.

Secara terpisah, Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Unair Soetojo tidak mau berkomentar banyak mengenai jumlah dokter residen yang menjalani praktik dan terpapar virus korona di RSUD Soetomo. ”Tanyanya sama rumah sakit. Karena jumlah masih simpang siur, tanya dokter Joni saja,” ucap Soetojo.

Namun, pihaknya mendapat kabar bahwa kondisi dokter residen yang terjangkit Covid-19 itu kini sudah membaik. Bahkan beberapa di antaranya dilaporkan hanya perlu menjalani perawatan di rumah atau isolasi mandiri. ”Ada yang isolasi mandiri,” kata Soetojo singkat tanpa merinci jumlah dokter yang membaik maupun sedang menjalani perawatan intensif saat ini.

Komentar


VIDEO TERKINI