YouTube Hanya Sampingan, Melaut yang Utama

  • Bagikan

Ambo Nai, Film Komedi Bugis Bone

Alur ceritanya tidak ada. Apalagi naskah. Tiba masa tiba akal. Intinya lucu dan terhibur.

Laporan
AGUNG PRAMONO
Bone

"Auuuuu, dena mbe. Ulikingno. Uliking tongenno." Kalimat itu yang kini tengah viral dan selalu disebut-sebut oleh banyak kalangan. Anak kecil maupun orang tua. Bahkan dalam gim Rally Fury banyak yang menjadikannya sebagai ID gim.

Kata uliking (diputar) dipopulerkan dalam film pendek Ambo Nai Anak Jalanan garapan Timur Kota Official. Cerita persahabatan dari kecil di Timur Kota Bone atau Dusun Tippulue, Kelurahan Toro, Kecamatan Tanete Riattang Timur.

Kamis, 18 Juni malam jarum jam menunjukkan pukul 21.15 Wita. Di Jl Laksamana Yos Sudarso jalan poros ke Pelabuhan Bajoe ada banyak kendaraan parkir di pinggir jalan. Di depannya ada penjual sayur. Rupanya mereka datang untuk melihag kru dan pemain Timur Kota Official.

Satu per satu warga yang datang meminta sang aktor utama, Ambo Nai untuk membuat video dan berswafoto. Semua dilayani. Per kelompok maupun per orang. "Uangmu dulu Rp2.000, besok saya ganti," ucap Ambo Nai jika ada yang memintanya buat video.

Belum selesai di situ saja, warga yang datang banyak melakukan video call (VC) dengan kerabatnya dari jauh. Alasannya hanya satu, mau melihat kedipan mata Ambo Nai. Paling banyak dari Sulawesi Tenggara. Bahkan, ada satu kompi anggota Brimob yang melakukan VC dan meminta satu kalimat. "Yako engka gangguko pudang bawangni, iyya anggotana Ambo Nai," katanya membuat mereka tertawa.

Di rumah produksi tersebut hanya satu kru yang tidak ada, Sape. Pemilik nama sebenarnya Syahrul itu sedang berada di tengah laut mencari ikan. Memang profesinya sebagai nelayan. Sedangkan yang lainnya ada semua di dalam. Sekitar pukul 22.20 Wita baru bisa mengajak bercerita produser film tersebut. Aji Ecank.

  • Bagikan