Krisis Ekonomi Dikhawatirkan Berlangsung hingga 2022

Senin, 22 Juni 2020 11:59

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah pesimistis krisis ekonomi akibat virus korona akan berakhir pada 2020. Krisis ekonomi akibat pandemi virus korona bisa terus berlangsung hingga 2022.

“Krisis ekonomi akibat wabah korona ini jauh lebih parah dari krisis ekonomi 2008 lalu. Di 2008, hanya sektor keuangan yang terpukul, sedangkan lainnya bisa dibilang selamat. Sekarang, semua sektor terkena dampak akibat penyebaran virus korona. Termasuk usaha mikro kecil menengah (UMKM). Krisis ini tidak akan selesai akhir tahun ini, bisa terus bergeser ke 2021 hingga 2022,” ucap Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam video conference, di Jakarta.

Ia menambahkan, pandemi korona yang berlangsung sejak Maret lalu, telah memberikan tekanan pada perekonomian. Baik dari sisi permintaan maupun penawaran. Semua indikator memberikan sinyal pelemahan ekonomi. Kondisi tersebut juga dialami oleh 215 negara lain di dunia.

Ia mengatakan, hampir seluruh negara di dunia masuk di dalam periode minus. “Pandemi korona memberikan dampak besar pada berbagai sektor perekonomian. Hal ini yang membedakan dengan krisis pada 1998 dan 2008,” sambungnya.

Bagikan berita ini:
5
5
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar