Prajurit di Balik Penghadangan Tank Israel Ternyata Berasal dari Sulsel, Ini Kesatuannya

Selasa, 23 Juni 2020 09:53

Prajurit TNI menghadang Tank Israel. (Instagram)

FAJAR.CO.ID, LIBANON– Video memperlihatkan pasukan TNI yang tergabung dalam Kontingen Garuda XXIII-N United Nations Interim Forces In Libanon (UNIFIL) menghadang tank Israel dan berhasil mencegah kontak senjata antara tentara Israel dan Libanon viral beberapa hari terakhir.

Tak disangka, prajurit pemberani tersebut merupakan anggota Batalyon Infanteri 726/Tamalatea atau Yonif 726/TML. Sebuah batalyon infanteri Tentara Nasional Indonesia (TNI) organik Kodam XIV/Hasanuddin di bawah kendali Korem 141/Toddopuli.

Markas Batalyon, Kompi Senapan A dan Kompi Bantuan berada di Jl. Bulujaya, Bangkala Barat, Jeneponto, sementara Kompi Senapan B berada di Jl Poros Bone-Makassar, Bengo, Bone, dan Kompi Senapan C berada di Sanrego, Kabupaten Bone.

Dalam video tersebut, terlihat prajurit TNI ini berhasil mencegah terjadinya kontak senjata antara IDF (Israel Defence Force) dengan LAF (lebanon Armed Force) yang terjadi di AoR (Area of Responsibility) Indobatt antara IDF (Israel Defence Force) dengan LAF (lebanon Armed Force) tepatnya di wilayah TP 35 dan TP 36 Kompi Alpha.

Bagikan berita ini:
7
8
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar