Infografis

Episentrum Korona Meluas

0 Komentar
Sekeluarga di Soppeng Positif, Gugus Siapkan Skenario
FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Episentrum coronavirus desease (covid-19) di Sulsel meluas. Selain Makassar, Gowa, Maros dan Lutim, kini ada Bulukumba. Penyebaran covid-19 perlu makin diwaspadai karena bertambahnya episentrum. Makassar sebagai episentrum utama mesti memperketat mobilitas warga. Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengatakan, pendekatan percepatan penanganan covid-19 di Sulsel perlu diubah. Saat ini, pemprov fokus melakukan program pencegahan. “Rumah sakit (RS) jadi benteng terakhir. Kita ubah pola, fokus pencegahan,” ungkapnya. Diakuinya, penambahan kasus positif di daerah sudah dianalisis. Salah satunya karena terdampak mobilitas warga keluar masuk Kota Makassar. Sehingga perlu diperketat. “Kami lagi pikirkan, mungkin aktivitas tetap dilonggarkan. Tetapi, agar daerah tidak tertular maka Makassar ini harus selektif orang yang keluar (ke daerah),” bebernya. Apalagi saat ini sangat signifikan penularan di daerah. Harus diakui ada kejenuhan masyarakat mengurung diri di rumah. Tetapi, masyarakat perlu mewaspadai adanya risiko gelombang kedua covid-19. “Semua sudah dilonggarkan padahal vaksin dan obat belum ditemukan. Namun, ya, tidak bisa disangkal, aktivitas ekonomi memang harus tetap jalan,” tuturnya. Kata dia, kunci sebenarnya ada di Makassar. Bila penularan covid-19 diatasi di episentrum utama ini maka kasus di Sulsel bisa ditekan hingga 80 persen. Tidak sulit bila Pj wali kota, camat, lurah hingga ke terbawah, kompak.
Editor : Redaksi


Comment

Loading...