Gelombang Keempat Kartu Pra Kerja Terancam Dihentikan, Disnakertrans Sebut 23 Ribu Penerima Manfaat

Ilustrasi kartu pekerja-- jawa pos

FAJAR.CO.ID MAKASSAR--Program kartu prakerja gelombang keempat terancam dihentikan sementara oleh pemerintah. Pemerintah Provinsi Sulsel pun menyarankan untuk mengoreksi kembali proses penyeleksiaannya.

Diketahui program kartu prakerja menjadi solusi para pengangguran untuk mendapatkan jaminan agar bisa terserap lapangan kerja. Sejak masuknya wabah corona di Indonesia, program ini buru-buru diterapkan pemerintah pusat sebagai bentuk perhatian terhadap tenaga kerja yang dirumahkan bahkan ter-PHK.

Sebelumnya program ini juga telah berjalan selama tiga gelombang. Namun memasuki penerimaan program kartu pra kerja gelombang keempat justru progam ini menemukan masalah-masalah baru. Setelah adanya rekomendasi KPK agar program Kartu Prakerja gelombang 4 dihentikan sementara.

Sementara untuk Sulawesi Selatan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulsel, Andi Darmawan Bintang membeberkan jumlah penerima program ini sebanyak 23 ribu lebih dari 24 kabupaten kota di Sulsel. Penerima merupakan total yang lolos gelombang satu hingga tiga.

Darmawan Bintang menjelaskan Sulsel telah mendapat jatah kuota penerima sebanyak 158 ribu, dengan begitu masih ada 122 ribu lebih kuota yang tersedia.

Darmawan Bintang mengaku, sebenarnya program ini memiliki tujuan yang baik yakni untuk meningkatkan kapabilitas masyarakat dalam bidang yang ditekuni. Sedikit banyaknya pengetahuan yang diserap masyarakat setidaknya ada perubahan, ada dorongan untuk meningkatkan skill yang dimiliki.

"Ini bagus kalau mereka menekuni apa yang telah disajikan dalam modul pelatihan, namun disaat pandemi saat ini lapangan kerja justru semakin sempit," jelas Darmawan Bintang, Rabu (24/6/202.).

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan


Comment

Loading...