Pencegahan Masih Kurang, Prof Syafri: Kita Tingkatkan Edukasi ke Warga

Prof Syafri Kamsul Arif

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Beberapa pekan lalu berdasarkan instruksi Predisen Joko Widodo yang mengutus Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo, Menteri Kesehatan RI Letnan Jenderal (Purn) Terawan Agus Putranto, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy ke Makassar.

Disusul Mantan Wapres Jusuf Kalla yang berkunjung ke Sulsel untuk memantau kondisi Posko Covid-19, Laboratorium Kesehatan serta beberapa rumah sakit penanganan covid 19 dengan alasan Sulsel masuk dalam daftar provinsi yang harus mendapat perhatian lebih karena tingkat angka reproduktif cukup tinggi.

Sebelumnya JK menyoroti sistem pencegahan Covid 19 di Sulsel, menurutnya penanganan di Sulsel dalam menekan angka penyebaran virus corona sudah tepat namun pencegahan dalam menangani wabah tersebut masih kurang.

“Untuk pencegahannya butuh ditingkatkan 3 sampai 4 kali lipat,” ucapnya beberapa pekan lalu.

Menganggapi hal tersebut, anggota Tim Pakar Medis Percepatan Penanganan Covid-19 Satuan Gugus Tugas Provinsi Sulawesi Selatan, Prof Syafri Kamsul Arif membenarkan hal tersebut. Ia mengaku pencegahan yang dilakukan masih belum optimal.

Menurutnya pencegahan yang dimaksudkan adalah memberikan edukasi secara masif kepada warga Sulsel hingga tingkat pemerintahan RT/RW.

“Memang benar, pencegahan harus diberi porsi yang lebih besar. Salah satunya penguatan di edukasi , masyarakat kita agak unik dimana mana di jalan itu ada imbauan terkait protap kesehatan tapi kuncinya memang kesadaran,” ucapnya, Rabu (24/6/2020).

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...