Cerita Saepul yang Nikahi 2 Perempuan Sekaligus: 9 Tahun Kerja di Malaysia, Rayuan Maut Lewat Telepon

Kamis, 25 Juni 2020 11:32

Saepul Bahri warga Dusun Bakong Dasan, Desa Lembar saat akad nikah dengan dua istrinya Mustiawati (kanan) dan Hairani (k...

FAJAR.CO.ID, LOMBOK BARAT – Senyum Saepul Bahri lebar. Pemilik salah satu rumah di Dusun Bakong Dasan, Desa Lembar Kecamatan Lembar, Lombok Barat, NTB itu baru saja melepas lajang, menikahi dua perempuan sekaligus.

Saat awak Lombok Post bertamu, Saepul Bahri tampak semringah, duduk bersila dengan secangkir kopi. Di sampingnya ada salah seorang istrinya, Mustiawati. “Kalau Hairani masih mencuci piring,” kata Saepul.

Dia dan dua istrinya memang baru selesai sarapan. Bertiga, mereka tampak akur dalam kasih sayang. Dua hari terakhir, nama Saepul jadi perbincangan di media sosial menyusul foto dan video pernikahannya dengan dua perempuan beredar luas.

Di tengah situasi yang masih mencekam akibat wabah virus corona, Saepul justru sedang bahagia-bahagianya karena berhasil menaklukkan hati dua wanita. Banyak yang kagum dengan pria 28 tahun itu, lantaran bisa mempersunting dua perempuan sekaligus, tanpa ada masalah serius.

“Dua-duanya ikhlas. Silakan tanya mereka langsung,” ucapnya.

Saepul mengaku menikahi istrinya Mustiawati dan Hariani setelah pacaran tiga bulan. Pacarannya pun tak langsung mendatangi keduanya ke rumahnya. Saepul memikat mereka dengan rayuan maut lewat sambungan telepon. “Hanya lewat telepon saja pacarannya,” bebernya.

Saepul Bahri diketahui baru pulang dari Malaysia enam bulan lalu. Di Negeri Jiran itu dia mencari rezeki sekitar sembilan tahun. Mencari modal untuk membangun rumah dan biaya nikah. Niatnya kesampaian. Bahkan dapat bonus sekaligus.

Bagikan berita ini:
8
1
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar