Imbas Corona, Sejumlah Proyek di Sulsel Kena Dampak

Kamis, 25 Juni 2020 18:58

Pj Walikota Makassar, Rudy Djamaluddin

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sejak merebaknya virus Corona pada Maret lalu, hingga saat ini jumlah kasus di Sulawesi Selatan terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data, dari Gugus Tugad Covid-19 per 25 Juni 2020 telah mencapai angka 4.297 kasus.

Pemerintah Provinsi melakukan berbagai upaya penanganan, termasuk melakukan refocusing anggaran. Hal ini menyebabkan sejumlah program harus terpangkas anggarannya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Rudy Djamaluddin, mengakui bahwa sejumlah proyek ada yang terpending, sebagaian yang terkena dampak masih dalam tahap perencanaan.

“Jadi, akibat dari pandemi pasti terjadi pemotongan anggaran termasuk juga di Balai. Karena ini merupakan surat edaran bersama Kemendagri dan Kementerian Keuangan, akibat pemotongan ini pasti berimbas pada beberapa kegiatan,” ucap Rudy pada Kamis (25/6/2020).

Menurutnya, pemotongan anggaran yang dilakukan dengan efisiensi dan strategi penanganan Covid yang baik oleh Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, ternyata anggaran di Dinas PUTR tidak terlalu banyak terserap untuk Covid-19.

“Ini karena banyaknya bantuan dari masyarakat untuk membantu Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menangani masalah Covid. Kami harapkan nanti pada parsial 4, yang akan keluar bisa kembali dilaksanakan. Kalau nasional, pasti ada terpotong yang saya dengar anabanua yang banjir di Wajo terpending karena pandemi,” ujarnya.

Kalau di Provinsi, kata dia ada beberapa kegiatan yang khusus perencanaannya belum siap.

Komentar