Polisi Sita 159 Kilogram Sabu-sabu Asal China, Modus Transaksi Ship to Ship

Kamis, 25 Juni 2020 17:27

Konferensi pers pengungkapan narkoba jenis sabu-sabu seberat 159 kilogram asal China, di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta...

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Bareskrim Polri bersama Ditjen Bea dan Cukai menyita barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat 159 kilogram asal China dan menangkap lima tersangka. Para tersangka tersebut berperan sebagai kurir ataupun transporter.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo di Jakarta, Kamis mengatakan awalnya penyidik mendapatkan informasi bahwa akan ada pengiriman paket sabu.

Informasi tersebut kemudian diselidiki. Pada 27 Mei 2020, penyidik menangkap seorang perempuan berinisial ES di sebuah gudang bekas bengkel las di Jalan Ujung Harapan, Kampung Pulo Asem, RT 009 RW 006, Kelurahan Babelan Kota, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

“Kami dapatkan pelaku yakni inisial ES yang saat itu sedang serah terima barang narkoba di sebuah bengkel,” kata Komjen Sigit di Kantor Bareskrim Polri.

Dari tangan ES, ditemukan paket sabu seberat 35 kg. Dari hasil penyidikan, diketahui bahwa ada barang yang diturunkan di Pekanbaru, Riau.

Kemudian penyidik memperoleh informasi bahwa akan ada pengiriman narkotika secara ship to ship.

Pada 21 Juni, tim Operasi Halilintar berpatroli di perairan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Aceh dan mencegat kapal motor berbendera Indonesia yang belakangan diketahui mengangkut 119 kg sabu-sabu.

Di kapal tersebut, ada tiga pelaku yakni US, SY dan IR yang perannya sebagai transporter. Dari hasil pemeriksaan para tersangka, diketahui bahwa paket sabu mereka dapatkan dari seorang WN Malaysia di perairan Batu Putih Malaysia dengan cara ship to ship.

Komentar