Rizal Ramli Sebut Dubes China Kurang Ajar, Ini Penyebabnya

Kamis, 25 Juni 2020 10:05

Ekonom Senior Rizal Ramli-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pemerintah Tiongkok (China) melalui Kedutaan Besar untuk Indonesia akhirnya memberikan klarifikasi terkait polemik tenaga kerja asing China yang bekerja di Indonesia.

Terutama mengenai masalah gaji tenaga kerja asing China yang lebih besar dibanding tenaga kerja lokal. Konselor Bidang Ekonomi dan Bisnis Kedubes China untuk RI Wang Liping menjelaskan mengapa hal tersebut terjadi.

Menurut Wang, sebetulnya perusahaan China menggaji karyawannya sesuai dengan kompetensi pekerja itu sendiri, dilihat dari kontribusi dan produktivitasnya juga. Dia menegaskan dalam menentukan upah, perusahaan China di Indonesia tidak melihat latar belakang kebangsaan.

Baca juga: Anak Buah Prabowo Sebut Dubes China Rendahkan Pekerja Indonesia

Lebih lanjut, Wang menyebutkan masih ada pekerja Indonesia yang sudah menjadi beberapa ahli teknis mendapat gaji jauh lebih besar dibanding pekerja Tiongkok.

“Pertama perusahaan Tiongkok sama seperti semua perusahaan dunia, mereka menaikkan gaji karena kontribusi dan produktivitas pekerja, tidak ada kaitan soal kebangsaan. Ahli teknis Indonesia pun mendapat gaji lebih besar daripada pekerja Tiongkok biasa,” ujar Wang dalam video teleconference bersama wartawan, Rabu (24/6/2020).

Bagikan berita ini:
10
3
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar