Sambut New Normal, APPI Tawarkan Konsep Pendeteksi Digital dan Batasi Pengunjung

Pengurus APPI Sulsel saat menggelar konferensi pers.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Konsep New Normal memang belum diterapkan di Kota Makassar. Hal tersebut lantaran masih tingginya penyebaran virus covid-19.

Kendati demikian, Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (APPI) Sulawesi Selatan telah menyiapkan berbagai konsep jika suatu saat terjadi penurunan angka pasien dan new normal bisa berlaku.

Ketua APPI Sulsel, Jeffrey Eugene T, mengatakan bahwa konsep dengan penerapan protokol kesehatan tersebut sudah diusulkan di Kementerian Pariwisata dan Badan Ekonomi kreatif dengan berbagai resiko jika memang new normal telah diterapkan.

Kata Jeffrey, konsep tersebut dibagi menjadi tiga bagian yaitu risiko rendah, sedang, dan tinggi yang akan diberlakukan bagi pengunjung jika memang New Normal diterapkan di tengah pandemi Covid-19 ini.

"Kami sudah mengirimkan 3 konsep penerapan protokol kesehatan di Kemenparbekraf RI dengan berbagai risiko yang ada jika memang new normal life diperbolehkan dan event-event sudah mulai dilaksanakan," ujarnya, Kamis (25/6/2020).

Ia menjelaskan bahwa konsepnya tersebut dengan melakukan pendeteksi digital yang ditaruh dipintu masuk untuk mendeteksi pengunjung atau tamu yang akan masuk ke lokasi acara. Jika ia reaktif atau ada gejala mengarah ke ciri-ciri Covid, maka pengunjung tersebut tak dibiarkan masuk.

"Jadi pendeteksi digital dengan sistem canggih akan mendeteksi pengunjung yang akan masuk kedalam lokasi acara, jadi kami bisa melakukan tracing terlebih dahulu kepada pengunjung agar dapat diketahui yang mana pengunjung positif atau negatif, jika positif pasti kami tidak akan biarkan masuk," jelasnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...