Alami Kerugian, PLN Beberkan Utang Pemerintah Senilai Rp48 Triliun

Jumat, 26 Juni 2020 11:30

Ilustrasi PLN. Foto: dok PLN

Terpisah, ekonom senior dari Universitas Perbanas sekaligus Direktur CORE Indonesia Piter Abdullah mengatakan, bahwa PLN tidak akan bangkrut karena akan mendapat sokongan dana dari pemerintah.

“PLN tidak akan bangkrut karena tidak akan dibiarkan bangkrut oleh pemerintah. Sebab PLN sangat strategis dalam pelayanan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan energi,” kata Piter kepada Fajar Indonesia Network (FIN), kemarin (25/6).

Dia menambahkan, walaupun kerugian perusahaan listrik negara itu mengalami kerugian yang cukup besar, pemerintah tidak akan membiarkan PLN bangkrut. “Ya, jadi bagaimanapun ruginya PLN, pemerintah tidak akan membiarkan PLN untuk bangkrut,” pungkasnya.

Soal utang pemerintah pada sejumlah BUMN sebelumnya diungkapkan oleh Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga. Adapun utang pemerintah pada BUMN total mencapai Rp108,48 triliun.

Rinciannya, utang pemerintah yang harus dibayarkan, yaitu kepada PT PLN mencapai Rp48,46 triliun, PT Pertamina Rp 0 triliun, BUMN Karya Rp12,16 triliun, PT KAI Rp30 miliar, PT Pupuk Indonesia Rp6 triliun, PT Kimia Farma Rp1 triliun, dan Perum Bulog Rp56 miliar.(din/fin)

Bagikan berita ini:
7
9
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar