Langgar Komitmen Bersama Golkar, Begini Pembelaan Danny Pomanto

Danny Pomanto saat menerima surat tugas dari Partai Golkar. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR-- Bakal calon Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan "Danny" Pomanto akhirnya angkat bicara terkait polemik dengan partai Golkar.

Terlebih beberapa waktu terakhir beredar surat pernyataan antara dirinya dan dua partai, Golkar dan PPP. Surat ini memuat dukungan kedua partai terhadap pasangan Danny Pomanto dan Zunnun NH.

Danny Pomanto yang dikonfirmasi santai menanggapinya. Sebenarnya, dia tidak ingin menyoalkannya. Akan tetapi, baginya pemberitaan itu perlu klarifikasi. Dengan begitu, dia angkat bicara.

Menurut Danny Pomanto, surat kesepakatan yang ditandatanganinya bersama ke dua petinggi partai itu, merupakan kesepakatan untuk dirinya mendapat surat rekomendasi usungan.

Akan tetapi, hingga saat ini, surat rekomendasi itu tidak urung diterimanya. Itu sesuai dengan point-point yang terjabarkan pada surat kesepakatan itu.

"Jadi surat itu, jelas. Pada point-point-nya. Dan ternyata belum ada sampai saat ini," kata Danny Pomanto usai berita itu menjadi perbincangan publik, Kamis (25/6/2020).

Pada point 3, Danny Pomanto bilang, saat itu, Golkar-PPP menyepakati akan menjadi partai koalisi. Mengusung dirinya bersama Andi Zunnun H pada kontestasi Pilwalkot Makassar 2020 ini.

"Jadi, kalau saya dikatakan melanggar komitmen biar surat itu dibaca seksama. Dan bisa ditanyakan langsung ke ketua partainya," tutup Danny Pomanto.

Sekadar diketahui, PPP dikabarkan telah mengeluarkan surat rekomendasi ke bakal calon wali kota lainnnya, yakni Munafri Arifuddin. Surat rekomendasi itu juga beredar luas, dikeluarkan pada April 2020 ini. (ikbal/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan


Comment

Loading...