Perbanyak Ibadah di Bulan Dzulhijjah, Ini Beberapa Keutamaan

Salat jumat di Masjid Agung Baitul Mukminin yang menerapkan jarak satu meter masing-masing jamaah. (Anggi Fridianto/Jawa Pos Radar Jombang)

FAJAR.CO.ID -- Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada hari di mana amal saleh pada hari itu lebih dicintai Allah 'Azza wa Jalla daripada hari-hari ini--yakni 10 hari pertama Dzulhijah."

Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah?"

Beliau menjawab, "Tidak juga jihad fi sabilillah kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa, raga, dan hartanya, kemudian tidak bersisa lagi" (HR Bukhari).

Pelaksanaan salat Id di Arab Saudi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (AFP)

Kalau pada Ramadan, ada 10 hari terakhir yang mulia. Sebab, di dalamnya umat menanti Lailatul Qadar.

Adapun pada bulan Dzulhijah, ada 10 hari pertama yang utama. Pada masa itu, amal saleh yang dikerjakan menjadi sangat dicintai Allah, bahkan melebihi jihad fi sabilillah.

Allah bersumpah dengan keutamaan hari-hari tersebut dalam Alquran, "Demi waktu fajar. Dan malam yang sepuluh" (QS. al-Fajr: 1-2).

Di antara 10 hari ini, yang paling utama adalah hari Haji Akbar, yaitu 10 Dzulhijjah. Itu disebut pula Hari Nahar. "Sesungguhnya hari yang paling agung di sisi Allah SWT adalah Hari Nahar, lalu Hari Tasyrik (setelah Hari Nahar)" (HR Abu Dawud, disahihkan oleh Hakim).

Amal yang Dianjurkan:

Di antara amal saleh yang disyariatkan pada 10 hari pertama Dzulhijjah sebagai berikut.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi


Comment

Loading...