Unggah Status Kabar Hoaks di WhatsApp, Pria Ini Diringkus Polisi

Pelaku pembuat kabar hoax yang diunggah di status WA-nya karena berniat beri imbauan lebih waspada terhadap Covid-19. (HENNY SURYA AKBAR PURNA PUTRA/RADAR TRENGGALEK)

FAJAR.CO.ID,TRENGGALEK-- Nasib malang dialami JS, 38, warga Desa Cakul, Kecamatan Dongko. Berniat mengimbau agar lebih waspada terhadap ancaman Covid-19,tapi malah berurusan dengan hukum karena diduga membuat kabar hoax.

Menurut pengakuan JS, dia secara spontan mengunggah status WhatsApp (WA) kalau pasien di RSUD dr Soedomo berinisial K positif Covid-19. JS mengaku tak punya motif lain selain sekadar mengingatkan agar lebih waspada, tidak ceroboh, pakai masker, dan sering cuci tangan.

“Waktu saya ke RSUD belum boleh masuk, katanya mau ada pasien positif akan dirujuk ke RS di Tulungagung,” ungkapnya, saat rilis pers di Polres Trenggalek kemarin (25/6).

JS pun tak menyangka, status WA-nya tersebut di-screenshot dan diunggah ke grup media sosial (medsos) Facebook (FB) oleh BS (diduga pelaku, Red) yang keberadaannya kini belum ditemukan atau masih buron.

Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring membenarkan kejadian itu menimpa K (korban), warga Desa Cakul, Kecamatan Dongko. Bermula saat K dirawat di RSUD dr Soedomo karena menderita infeksi saluran pencernaan pada 12 Mei 2020. Pada Jumat (22/5) sekitar pukul 11.00, K akan dirujuk ke RS di Tulungagung.

Sebelum dirujuk karena penyakitnya, K di-swab test. Sekitar pukul 21.00, ternyata ada screenshot yang diunggah di grup FB kalau K sudah positif Covid-19, padahal hasil swab test belum keluar.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad


Comment

Loading...