Gebrakan Rudy di Hari Kedua Jabat Pj Wali Kota, Kerahkan 3000 Pasukan Disinfektan

Sabtu, 27 Juni 2020 15:47

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Rudy Djamaluddin tampak mulai menjalankan tugas rumah yang belum terselesaikan Pj Wali Kota Makassar sebelumnya, Iqbal Suhaeb dan Yusran Jusuf.

Di mana keduanya dianggap gagal menekan kasus Covid-19 selama menjabat Pj Wali Kota Makassar. Rudy pun mulai menggebrak.

Pada hari keduanya menjabat pasca dilantik oleh Gubernur Sulsel, pada Jumat (26/6/2020) kemarin, Prof Rudy lebih dulu ingin memulihkan roda perekonomian, dengan menyelesaikan masalah Covid-19 di kota Anging Mammiri ini.

“Karena dengan selesainya Covid-19, maka ekonomi kita dapat digerakkan. Karena itu pondasi kesejahteraan masyarakat kita. Salah satu fungsi pemerintahan kita, dengan melayani masyarakat,” tegas Rudy usai menggelar apel gabungan di Pelabuhan Paotere, Sabtu (27/6/2020).

Dalam kesempatan tersebut, mantan guru besar Fakultas Teknik Unhas ini melepas sekitar 3000 personil gabungan yang akan menyemprotkan disinfetan.

Maraknya kegiatan penyemprotan disinfektan, menurut dia sangat baik untuk memutus mata rantai Covid-19. Namun masyakarat sendiri yang tidak boleh menjadi kepala batu selama pandemi ini.

Kejujuran saat menjalani rapid atau pun swab test pun harus dijelaskan kepada para tenaga medis. Rudy akan lebih dulu fokus pada edukasi masyarakat tentang penanganan Covid-19 ini.

“Covid-19 ini bukan aib. Jadi kita semua harus jujur dan patuh demi kebaikan kita bersama,” tegasnya.

Komentar