Ismail Menantang Maut demi Curi Kabel Listrik PLN

Ismail (24) tak henti-hentinya menarik napas panjang, saat ditanya oleh awak media atas perbuatannya mencuri kabel listrik milik PT PLN Kota Makassar dan Kabupaten Maros seberat 200 kilogram.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR - Ismail (24) tak henti-hentinya menarik napas panjang, saat ditanya oleh awak media atas perbuatannya mencuri kabel listrik milik PT PLN Kota Makassar dan Kabupaten Maros seberat 200 kilogram.

Alasannya mencuri sudah tak lagi asing. Warga Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya itu mengaku kesulitan mencari nafkah selama pandemi Covid-19. Ia pun menantang maut.

"Kebetulan ada biaya dan kebutuhan di rumah Pak," kata Ismail sambil tertunduk.

"Cara ambil kabel itu hanya diambil lalu dipotong dan digulung. Kalau soal tegangan listrik, ya mau diapa lagi. Kebetulan di pandemi ini lagi susah," tambahnya sambil menarik napas panjang.

Agar tak tersengat listrik dari kabel itu, Ismail sudah berpengalaman. Dia mengaku sudah banyak belajar dengan salah satu rekannya.

"Saya belajar begitu supaya tidak tersengat listrik selama dua bulan," ungkap Ismail yang mengenakan masker putih.

Kabel listrik seberat 200 kilogram hasil curiannya dia jual kepada penadah, seharga Rp50 ribu per kilogram. Namun sayang, tim Resmob Polda Sulsel berhasil menghentikan aksinya, yang hanya berbekal kamera CCTV.

"Terakhir lelaki ini beraksi pada siang hari. Tak cukup 24 jam, pelaku ini akhirnya tertangkap dan tak bisa melawan," kata Panit Sidik Resmob Polda Sulsel, Iptu Haris Wicaksono kepada wartawan, Jumat (26/6/2020).

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad


Comment

Loading...