Posisi Din Syamsuddin di ITB Disoal, Rizal Ramli: Sebagai Alumni Saya Malu, Kampus Pinter Menjilat Kekuasaan

Sabtu, 27 Juni 2020 14:18

Din Syamsuddin-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ekonom senior Rizal Ramli merasa prihatin sekaligus merasa malu sebagai alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB). Rizal Rami mengatakan hal itu merespons dipersoalkannya posisi Din Syamsuddin sebagai anggota Majelis Wali Amanah (MWA) ITB.

“Sebagai ex Mahasiswa ITB, saya malu Kampus Ganesha yang hebat, biasa berfikir luas, kok cara berfikirnya jadi super-cupet, dangkal dan hanya pintar menjilat kekuasaan, bukan kritis, analitik dan innovatif. Pantesan sekarang ranking ITB hanya 370-an di dunia,” cuit @RamliRizal, Sabtu (27/6).

Dalam postingannya itu, mantan Menko Kemaritiman di periode pertama pemerintahan Presiden Joko Widodo ini menyematkan artikel berjudul “ITB Butuh Din Syamsuddin” yang ditulis DR Syahganda Nainggolan.

Syahganda dalam tulisannya itu menyoroti beredarnya pernyataan Yani Panigoro, ketua MWA ITB bahwa Prof Din Syamsuddin akan mengundurkan diri dari anggota MWA ITB karena alasan adanya desakan alumni ITB. Syahganda curiga sebagai alasan tersebut mengada-ada.

“Sebab, tuntutan Prof Din Syamsudin mundur dilakukan oleh kelompok yang mengatasnamakan Alumni ITB Anti Radikalisme atau Gerakan Anti Radikalisme Alumni ITB,” demikian tulis Syahganda di laman rmol.

Padahal lanjut Syahganda, dalam kealumnian ITB hanya dikenal Ikatan Alumni ITB Pusat dan Ikatan Alumni ITB Daerah serta Ikatan Alumni Jurusan. Semuanya dalam satu wadah resmi yang diketuai Dr. Ridwan Jamaluddin.

Bagikan berita ini:
3
5
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar