Sisa Tunggu Komando, Taruna Merah Putih Sudah Rapatkan Barisan

Sabtu, 27 Juni 2020 16:05

Ketua Taruna Merah Putih (TMP) Jawa Tengah Hendrar Prihadi saat memberikan bantuan secara simbolis kepada Gubernur Jawa ...

FAJAR.CO.ID, SEMARANG– Taruna Merah Putih (TMP) Jawa Tengah telah merapatkan barisan dan siap menjalankan komando pusat dalam menyikapi kasus pembakaran bendera PDI Perjuangan dalam aksi demonstrasi penolakan atas RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta pada Rabu (24/6/2020).

Hal itu diungkapkan Ketua TMP Jawa Tengah Hendrar Prihadi di sela penyaluran bantuan 1.000 masker kepada Pemprov Jateng kemarin. Dalam penyerahan bantuan tersebut, diterima langsung Gubernur Ganjar Pranowo.

Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi mengatakan, penyerahan bantuan tersebut sebagai pelaksanaan tugas dari ketua TMP Maruarar Sirait. Selain itu, Hendi juga meminta masukan kepada Ganjar terkait aktivitas anggota TMP Jateng, khususnya di Solo, Magelang, serta Kota Semarang.

“Pada intinya, kami pengurus TMP Jawa Tengah siap menerima komando pimpinan dalam menyikapi kondisi situasi terkini,” tandas Wali Kota Semarang tersebut.

Dalam kesempatan itu Ganjar mengimbau kepada sejumlah pengurus TMP Jawa Tengah untuk lebih berhati-hati paska aksi pembakaran bendera PDI Perjuangan.

Ia mengatakan bahwa tantangan terberat yakni supaya anggota PDI Perjuangan tidak terprovokasi. Tak hanya itu, Ganjar juga meminta seluruh kader untuk berani mengakui bahwa anggota PDI Perjuangan bukan PKI.

“Kita harus berani menyuarakan. Kita PDI Perjuangan. Bukan PKI. Juga bukan organisasi terlarang lainnya. TMP luwes, banyak anak muda, sehingga bisa menyampaikan dengan bahasa yang mudah,” tegasnya. Ganjar Pranowo juga menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi yang telah diberikan oleh TMP. Ganjar juga menuturkan telah berkomunikasi langsung dengan Ketua Taruna Merah Putih, Maruarar Sirait soal bantuan yang akan diberikan.

Komentar