Anak Buah Prabowo Minta BPIP Dibubarkan, Natalius: Jokowi Memang Suka Bagi-bagi Kekuasaan

Minggu, 28 Juni 2020 13:36

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon meminta Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dibubarkan. Dia menilai ideologi Pancasila sudah final. Dengan demikian tidak perlu ditambahi atau dikurangi.

“Apanya yang harus diperkuat, lembaga BPIP itu harusnya dibubarkan saja. Pancasila sudah cukup dan final. Tak usah ditambahi atau direduksi,” kata Fadli Zon melalui akun Twitternya, @fadlizon, Sabtu (27/6/2020).

Cuitan legislator DPR RI menyikapi berita tentang wacana penguatan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila melalui Rancangan Undang-Undang tentang Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid juga menyoroti tidak munculnya Kepala BPIP Yudian Wahyudi di tengah ramainya poleik pembahasan RUU HIP.

“Kepala BPIP ‘menghilang’ di tengah ramainya pembahasan RUU HIP. Mungkin karena kepala BPIP repot/takut bersikap? Karena Kepala BPIP pertama (Dr Yudi) dan Jend (Purn) Tri Sutrisno (yang juga Waket Dewan Pengarah BPIP) malah menolak RUU HIP yang tak sesuai dengan Pancasila itu,” tulis Hidayat, Sabtu (27/6/2020).

Sementara itu, mantan anggota KomnasHAM, Natalius Pigai ikut mengomentari unggahan Fadli Zon. Menurutnya, keberadaan BPIP merupakan salah satu cara Presiden Joko Widodo membagi-bagikan kekuasaan.

“Sebelum BPIP itu lahir berdasarkan data yang saya miliki ada 2.200 lebih Jabatan yang Jokowi bisa bagi2 kue kekuasan ke kroni2nya. Karena mereka bodoh dan tidak profesional maka lembaga2 baru dibuat2. Lebih parah lagi BPIP diisi oleh orang2 pelaku makar terhadap Pancasila,” pungkasnya. (msn/fajar)

Bagikan berita ini:
6
2
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar