Bepergian dengan Helikopter Swasta, Firli Jadi Sorotan Publik dan Mantan Ketua KPK

Minggu, 28 Juni 2020 16:37

Ketua KPK Firli Bahuri

FAJAR.CO.ID — Penggunaan helikopter swasta oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menjadi polemik. Pasalnya penggunaan helikopter dengan kode PK-JTO itu tergolong fasilitas mewah.

Mantan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menyampaikan, pimpinan hingga pegawai KPK harus mematuhi nilai dasar KPK. Hal ini sebagaimana tertuang dalam Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor 07 Tahun 2013 tentang Nilai-nilai Dasar Pribadi, Kode Etik dan Pedoman Prilaku KPK.

Dalam perkom tersebut termuat nilai dasar pribadi pimpinan hingga pegawai KPK. Diantaranya, relegius, integritas, kepemimpinan, profesional dan keadilan atau jika disingkat RI KPK.

“Dari nilai-nilai RI KPK ini dijabarkan nilai nilai yang dikembangkan di KPK yaitu jujur, peduli, maandiri, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani dan adil,” ucap Saut kepada JawaPos.com, Minggu (28/6).

Saut menyampaikan, pimpinan hingga pegawai KPK harus mengedepankan hidup sederhana. Alasan ini yang membuat Saut menjual mobil Jeep Rubicon miliknya. Karena saat menjadi pimpinan KPK, akui Saut, dikritik karena memiliki kendaraan mewah.

“Itu sebabnya ketika diingatkan teman-teman ICW tentang mobil Jeep Rubicon jangan digunakan, langsung saya jual dan beli tanah. Walaupun saya sempat marah, dalam hati hai itu beli mobil bukan gue dapat ngerampok!, hasil tabungan, DP dibantu orang tua, cita cita sejak kuliah tahun 80 an mau beli Jeep kesampaian 2014. Masuk KPK 2015 langsung dijual,” beber Saut.

Bagikan berita ini:
4
2
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar