None Galakkan Gerakan Belanja di Warung Tetangga

Irman Yasin Limpo

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Resesi ekonomi yang pernah terjadi beberapa tahun lalu, mengajarkan kita bahwa Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi penyelamat. Karena itu, UMKM harus kuat di tengah terpuruknya ekonomi akibat pandemi Covid-19 saat ini.

Staf Ahli Pemprov Sulsel Bidang Ekonomi, Irman “None” Yasin Limpo, mengatakan, masyarakat turut berperan dalam menciptakan UMKM yang kuat. Salah satu yang bisa dilakukan adalah menggalakkan gerakan Belanja di Warung Tetangga.

“Kalau kita hanya mau membeli gula, ngapain kita jauh-jauh ke ritel besar. Sementara, ada warung di sebelah rumah kita yang juga menjual gula,” kata None, pada Podcast KataNone yang ditayangkan melalui live streaming di akun Facebook dan Instagram, Sabtu malam, 27 Juni 2020.

Menurutnya, ada banyak keuntungan yang didapatkan dengan berbelanja di warung tetangga. Selain aspek solidaritas sosial, juga secara hitungan ekonominya.

“Kalau ke ritel besar, kita akan bayar parkir di ritel. Kita bisa kena kemacetan dan bertemu Pak Ogah di jalan. Tambahan-tambahan cost ini akan memberi beban. Kalau kita belanja di warung tetangga, maka solidaritas kita akan tumbuh dengan tetangga,” ujarnya.

Ia menambahkan, sektor UMKM sangat terdampak pandemi Covid-19. Karena itu, semua harus turun tangan untuk membantu. Tidak hanya pemerintah, tapi juga perbankan hingga masyarakat.

“Kalau UMKM yang hancur, tidak punya prospek, maka kita membiarkan warga terkecil kita menjadi terpuruk. Kalau dia terpuruk, maka akan menjadi beban masyarakat, dan banyak dampak sosial lainnya yang timbul. Saatnya sekarang, kita kuatkan UMKM,” terang None. (*)

Komentar

Loading...