Makassar Episentrum Covid-19 di Sulsel, Pemkot Kembali Perketat Akses Keluar Masuk

Senin, 29 Juni 2020 15:35

Pj Walikota Makassar, Rudy Djamaluddin.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota (Pemkot) akan kembali memperketat akses bagi masyarakat yang ingin keluar maupun masuk Kota Makassar.

Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin tak ingin Makassar menjadi penyebab penyebaran Covid-19 di daerah lain.

Untuk saat ini, Kota Makassar memang menjadi episentrum Covid-19 di Sulsel dengan menyumbang sekitar 70 persen pasien positif.

Untuk itu, Rudy meminta masyarakat yang tak punya kepentingan mendesak agar tak masuk atau meninggalkan Kota Makassar. Apalagi menuju daerah.

“Tujuan pengendalian ini bukanlah untuk membatasi aktivitas masyarakat. Melainkan, untuk menekan warga yang tidak berkepentingan tidak usah dulu masuk Makassar, begitu pun sebaliknya orang yang tidak perlu keluar Makassar tidak usah dulu,” ujarnya Senin, (29/6/2020).

Kata Rudy, dirinya tidak ingin ada wilayah di luar Makassar yang sudah berhasil menekan angka penularan Covid-19 namun kembali meningkat karena terpapar di Makassar.

Sebaliknya, juga dirinya tidak akan membiarkan peningkatan jumlah positif di Makassar semakin tidak terkendali karena masuknya warga dari luar Makassar yang positif Covid – 19.

Seperti Kabupaten Soppeng misalnya, angka kasus positif covid 19 sempat menyentuh nol pasien. Namun Gugus Tugas Pemkab Soppeng kembali menemukan kasus baru setelah terjadi kontak dengan pendatang dari Kota Makassar.

Bagikan berita ini:
7
7
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar