Mardani: Kita Butuh Action Pemimpin, Bukan Marah-marah untuk Pencitraan

Anggota DPR Fraksi PKS Mardani Ali Sera -- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Politisi PKS, Mardani Ali Sera ikut menanggapi video Presiden Joko Widodo yang marah-marah saat rapat paripurna kabinet, Kamis (18/6/2020) lalu.

Mardani Ali Sera mengatakan pidato telah berlangsung 10 hari yang lalu, namun hingga kini belum ada langkah nyata yang diambil pemerintah untuk penanganan pandemi Covid-19.

"Pidato ini ternyata pidato 10 hari yang lalu, baru diunggah kemarin oleh Biro Pers Istana setelah 10 hari. Dan dalam 10 hari ini belum ada keputusan dan tindakan apapun dari Pak Jokowi setelah pidato marah2 dan mengeluh," tulis akun Twitter @MardaniAliSera, Senin (29/6/2020).

Legislator DPR RI itu juga menyindir kebijakan Presiden Joko Widodo. Dalam kondisi krisis seperti saat ini, menurutnya diperlukan keputusan dan tindakan (action) cepat dari seorang pemimpin.

"Indonesia butuh kepemimpinan yang jelas, bukan sekadar mengeluh dan marah2 seakan pencitraan," kata Mardani.

Sindiran keras juga datang dari Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah. Dia menanyakan alasan istana yang baru mengunggah video marah-marah Jokowi 10 hari setelah kejadian.

"Marah besar presiden @jokowi 11 hari lalu di istana negara di depan para pejabat negara siapa yang harus menanggapi ya? Kan marahnya serius masak gak ada follow up? Ada yang tau?" ungkapnya. (msn/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan


Comment

Loading...