FAJAR.CO.ID, PINRANG -- Pantai Lowita, salah satu kawasan destinasi pantai di Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan yang bisa jadi rujukan wisata.
Pantai Lowita diambil dari singkatan dari tiga nama desa di Kecamatan Suppa, yaitu Desa Lotang Salo, Desa Wiringtasi dan Desa Tasiwalie.
Pantai Lowita memiliki pesona keindahan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Tidak hanya itu, di sana, pengunjung juga bisa menyaksikan dari dekat bagaimana tukik, sebutan bagi anak penyu dilepas ke laut.
Aktivitas pelestarian Penyu jenis Lekang ini dikerjakan secara mandiri oleh kelompok pemuda setempat yang tergabung dalam Kelompok Konservasi Madani.
Hal ini terlihat tadi sore, Minggu (26/06), bertempat di area wisata Kampung Kreasi Pantai Lowita, Desa Wiringtasi, Kelompok Konservasi Madani kembali melepas ratusan tukik ke laut lepas.
Pelepasan tukik ini tentunya mendapat perhatian dan respon positif dari sejumlah warga dan nelayan setempat.
Ketua Kelompok Konservasi Madani, Andi Zulfikar mengungkapkan, ini salah upaya untuk tetap menjaga dan melestarikan penyu dari kepunahan.
"Memang perlu ada yang menginisiasi, jangan sampai 10-30 tahun kedepan kita tidak pernah mendapatkan penyu bertelur di pantai ini," ungkapnya.
Sejak berdiri 2018, kelompok pemuda ini mengupayakan penyelamatan telur penyu, mengumpulkannya dari tangan warga, menetaskannya, dan melepaskan tukik kembali ke laut.
"Kelompok ini terbentuk, dari kegelisahan beberapa pemuda yang merasa miris atas perburuan penyu dan telurnya oleh warga setempat. Kita sudah berupaya membangun kesadaran diantara warga untuk mau menjaga kelestarian penyu," bebernya.