Pemerintah Beri Lampu Hijau Pusat Kebugaran dan Yoga Buka Kembali, Ini Syaratnya

Senin, 29 Juni 2020 09:31

Dokter Reisa Bronto Asmoro (BNPB)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19, Dokter Reisa Broto Asmoro menyebut sarana olahraga seperti gym, fitness center, tempat senam dan tempat yoga dipersilahkan untuk beroperasi kembali.

Kebijakan tersebut diambil selaras dengan penerapan kenormalan baru atau new normal yang tengah dijajaki pemerintah demi menggerakkan roda ekonomi di masa pandemi.

Dalam keterangan pers, Minggu (28/6/2020), Reisa menjelaskan dengan dibukanya seluruh fasilitas olahraga, maka setiap orang kembali bisa berolahraga tentunya dengan tidak mengabaikan protokol pencegahan Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah.

Menurut Reisa, banyak syarat yang harus dipenuhi oleh pengelola tempat fasilitas olahraga atau sport center, diantaranya pengelola harus paham status risiko Covid-19 di kota/kabupaten masing-masing. Operasionalnya harus menerapkan jaga jarak, minimal 2 meter antar peserta. Pengelola diwajibkan menyiapkan sarana cuci tangan lengkap dengan sabun atau hand sanitizer.

“Batasi jumlah anggota yang latihan, agar dapat terapkan jaga jarak. Jumlah peserta yang berlatih, disesuaikan dengan jumlah alat olahraga dengan jarak antar anggota minimal 2m. Batasi anggota dalam ruang loker,” ungkapnya.

Tak hanya itu pengelola juga harus menyediakan informasi Covid-19 berikut dengan cara pencegahannya. Pastikan para instruktur, personal trainer, pekerja dan anggota yang datang ke pusat kebugaran diketahui kondisi kesehatannya minimal dilakukan pemeriksaan suhu tubuh bagi setiap orang yang masuk dalam sport center tersebut.

Bagikan berita ini:
1
8
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar