Sebut 4 Menteri dan 2 Menko, Ubeidillah Badrun: Tinggal Jokowi Mau Menteri Mana

Senin, 29 Juni 2020 14:46

Presiden Joko Wiodo (Jokowi) (JawaPos.com)

“Argumenya karena sudah ada Perpu Nomor 1 tahun 2020 yang sudah jadi undang-undang tetapi tidak efektif digunakan oleh dua Menko tersebut. Bahkan justru membuat kegaduhan saja, dari kegaduhan TKA, kegaduhan debat terbuka yang gagal dan juga kegagalan Kartu Prakerja yang dihandle langsung oleh Menko perekonomian,” beber Ubeidillah.

“Tinggal terserah Jokowi mau Menteri mana yang menjadi skala prioritas di reshuflle,” sambungnya.

Kendati demikian, reshuffle dua Menko tersebut menjadi ujian leadership Jokowi. Menurutnya, jika Jokowi berani mencopot dua Menko tersebut artinya lulus dan memiliki kekuatan dalam memimpin negara.

“Kalau tidak berani reshuffle dua Menko tersebut itu artinya membenarkan tesis bahwa Jokowi dikendalikan oleh oligarki ekonomi dan oligarki politik,” ujar Ubeidillah.

Namun, lanjutnya, melakukan reshuffle kabinet dalam situasi pandemi Covid-19, tentu bisa berdampak positif dan negatif. Hal ini, tergantung seberapa kuat argumen Jokowi dalam melakukan reshuffle, serta seberapa hebat kapasitas dan kapabilitas sang menteri baru sebagai penggantinya tersebut.

Bagikan berita ini:
1
6
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar