Bayi di Polman Meninggal Diduga Usai Vaksin, Kepala Puskesmas Menampik

Bayi di Polman Meninggal Diduga Usai Divaksin, Kepala Puskemas Menampik

FAJAR.CO.ID,POLEWALI- Bayi berusia tiga bulan, Al Fatah diduga meregang nyawa usai divaksin di Puskesmas Matakalli, Polewali Mandar. Anak pertama dari pasangan Sultan dan Rosmianti, warga Desa Patampanua, Kecamatan Matakali terus menangis usai divaksin hingga meninggal.

Dari kronologis kejadian secara resmi yang dikeluarkan oleh pihak Puskesmas, Al fatah diberikan vaksinasi dan Polio di Puskesmas Matakalli, Kamis, 25 Juni. Kondisi bayi saat itu sehat. Setelah dilakukan vaksinasi, di bekas suntikannya mengeluarkan darah terus menerus.

Setelah darah berhenti menetes, bayi mengalami demam dan menangis terus menerus hingga suaranya menghilang. Bayi selanjutnya dibawa oleh keluarganya ke RS sudah dalam keadaan sesak nafas. Bayi mungil itu akhirnya mengembuskan nafas terakhirnya, Senin subuh, 29 Juni.

Tante korban, Indah membenarkan jika Al fatah meninggal usai divaksin. Pendarahan dari bekas suntikan terjadi di lengan sang bayi hingga demam. "Kami mengira ini hanya demam biasa karena biasanya anak yang habis disuntik memang panas badannya. Namun tidak lama kemudian Al fatah terus menangis dan kejang-kejang," ungkap tante Korban Indah.

Ia juga mempertanyakan prosedur pemberian vaksin yang dilakukan oleh pihak PKM Matakali pasalnya pelayanan yang diberikan tidak seperti biasayanya. "Habis disuntik petugasnya tidak ada yang memberi penjelasan apa-apa. Nanti kami yang bertanya, apakah sudah selesai baru ada jawaban bahwa sudah selesai," tutur Indah.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad


Comment

Loading...