Nasdem-PPP Mainkan Politik Barter

Ilustrasi/FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Partai Nasdem terus bergerilya. Mencari kawan koalisi pasca meninggalkan Partai Golkar. Politik barter pun dimainkan.

Di Kabupaten Bulukumba, Ketua DPD PPP Bulukumba, Askar HL berduet dengan legislator Nasdem Sulsel, Arum Spink. PPP pun sudah menerbitkan surat keputusan (SK) usungan dalam bentuk B1-KWK di Bulukumba. Sebaliknya, Partai Nasdem tidak. Masih menahan format resmi KPU ini.

Meski, DPW Nasdem Sulsel sudah memastikan akan satu barisan dengan partai berlambang Kakbah itu, tetapi itu sepertinya bukan jaminan. Kecuali syarat-syarat lain juga dipenuhi. Potensi koalisi Bulukumba terjadi di Makassar dibenarkan Sekretaris DPW Nasdem Sulsel, Syahruddin Alrif.

Sekalipun, kata dia, memang masih sangat dinamis. Tetapi, ia menegaskan, pihaknya sudah sepakat untuk posisi wakil di Pilkada Bulukumba. Sedangkan PPP diusung sebagai kandidat kosong satu. “Di Bulukumba kan kita sudah sama-sama,” ungkapnya, tadi malam.

Kendati demikian, ia menegaskan, opsi-opsi lain bergabungnya partai selain PPP juga tetap terbuka. Termasuk komunikasi dengan Gerindra. “Segala kemungkinan bisa terjadi. Intinya komunikasi terus terbuka,” bebernya.

Asal tahu saja, Ketua DPW Nasdem, Rusdi Masse dikabarkan sudah melakukan pertemuan dengan Ketua DPD Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras. Pembicaraan untuk membangun opsi koalisi dalam pertemuan di salah satu hotel di Jakarta itu pun menjadi salah satu yang disinggung.

Dihubungi terpisah, Ketua DPW PPP Sulsel, Muh Aras juga membenarkan, PPP dan Nasdem memang ada komunikasi membangun koalisi di beberapa Pilkada di Sulsel. Setidaknya, hal tersebut sudah terjadi di Bulukumba. Dengan demikian, sangat mungkin kembali terjadi di Makassar.

Keinginan untuk berkoalisi ini, menurutnya, tentu berawal dari visi yang sama. Kendati demikian, ia belum mau memastikan, apakah PPP benar-benar akan sejalan lagi dengan Nasdem di Pilwalkot Makassar. “Kita lihat saja bagaimana ke depan,” tuturnya.

Ingin Kemenangan

Sementara itu, Ketua DPC PPP Makassar, Busranuddin Baso Tika menambahkan, PPP jelas partai terbuka untuk koalisi. Apalagi hanya mengantongi lima kursi di Makassar. Praktis, mau tidak mau pihaknya membuka pintu bagi partai lain. “Kenapa tidak dengan Nasdem. Partai lain juga, misalnya Golkar,” jelasnya.

Busranuddin yang akrab disapa BBT ini menyebut, PPP tentunya ingin mendukung figur yang berpotensi menang. Danny Pomanto yang diusung Nasdem, jelas berpotensi menang. Apalagi saat ini memang belum ada keputusan dari DPP. Jadi peluang koalisi dengan Nasdem sangat terbuka.

“Semua partai tentu ingin menang. PPP pun demikian,” tukasnya. Bakal calon Bupati Bulukumba, Askar HL yang dimintai tanggapannya juga berharap koalisi PPP-Nasdem di Bulukumba bisa terjadi di Makassar. Apalagi, baik di Bulukumba maupun Makassar, koalisi dua partai ini bisa langsung mengusung.

“Sekalipun, saya tentu tidak berhak terlalu jauh bahas Makassar. Di Bukukumba setelah Nasdem gabung, kami langsung lebih dari cukup untuk syarat minimal mendaftar ke KPU. Dari minimal delapan kursi, dengan koalisi Nasdem, kami jadi 11 kursi,” ujarnya.

Juru Bicara Tim Pemenangan Askar HL, Sukman mengatakan, jika melihat perkembangan, semakin besar potensi koalisi di Bulukumba sama dengan Makassar. Apalagi, koaliis di Bulukumba sudah final. “Yang jelas di Bukukumba, kami tidak bicara partai pengusung lagi, karena sudah final,” jelasnya. (*)

Reporter: Taufik - SirajuddinEditor: Amrullah - M Arman KS

Komentar


KONTEN BERSPONSOR