Netty Prasetiyani Aher: Kenapa Presiden Baru Jengkel Sekarang?

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher -- dpr ri

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) marah pada para menteri dan pimpinan lembaga negara karena tidak maksimal bekerja di saat pandemi Covid-19. Salah satu yang disorot adalah kinerja menteri kesehatan, pasalnya serapan serapan anggarannya sangat rendah, baru 1,53 persen dari total Rp 75 triliun.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher menilai, kemarahan Presiden ini sangat terlambat karena baru menegur menteri di kabinetnya tersebut.

“Kenapa Presiden baru jengkel sekarang? sejak lama saya sudah sampaikan bahwa Presiden harusnya turun langsung memimpin orkestrasi penanganan Covid-19, ” ujar Netty kepada wartawan, Selasa (30/6).

Menurut Netty, ada banyak persoalan di lapangan yang harus diselesaikan dengan menggunakan leadership power presiden. Karena saat ini masyarakat menyaksikan bahwa penanganan pandemi sangat lambat, tidak terkoordinasi dengan baik, cenderung sektoral dan birokratis.

“Jadi bukan hanya soal serapan anggaran, tapi juga soal data, distribusi bansos dan pola komunikasi yang gaduh” katanya.

Selain itu, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menyoroti kebijakan pemerintah yang mewacanakan ekspor APD di tengah belum layaknya APD untuk nakes Indonesia.

“Banyak keluhan dari tenaga medis di lapangan, bahwa APD untuk mereka belum layak dan belum tercukupi tapi pemerintah malah mewacanakan untuk mengekspor APD. Ini kan aneh dan tidak nyambung,” katanya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar


Comment

Loading...