Pembubaran RPH Terancam Gagal, Rahman: Pemkot Tetap Lahirkan UPTD Pemotongan Hewan

Selasa, 30 Juni 2020 21:00

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Meskipun perubahan Perusda Rumah Pemotongan Hewan (RPH) ke Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) terancam gagal, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (DP2) Kota Makassar Abdul Rahman Bando bersikukuh bahwa pemerintah tetap melahirkan UPTD.

“Pemerintah tetap akan melahirkan UPTD pemotongan hewan. Semua sepakat bersama DPRD bahwa untuk pemotongannya, diserahkan ke UPTD, sedangkan bisnisnya itu misalnya daging, dan ternaknya, serta olahan di dalam, termasuk bisnis pemasaran Hewan- akan dikelola Perusahaan Daerah,” ujar Rahman, Selasa (30/6/2020).

Selain itu, Rahman juga memastikan terjadi perubahan nama terhadap Perusda RPH agar cakupan bisnis bisa meluas

“Namanya nanti apa terserah Pak Wali Kota dan DPRD. Karena kita semua sepakat bahwa RPH yang sekarang tidak layak. DPRD mengakui itu. Semua sepakat harus hadir dengan RPH Yang baru dan berstandar,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, mengakui jika pembubaran Perusda RPH bukanlah persoalan utamanya, melainkan dari proses pengelolaannya.

Sebab, tujuan yang dilakukan, lanjut Rudy adalah bagaimana menghadirkan Perusda RPH yang higenis dan berstandar, wacana status UPTD belum terpikirkan.

“Karena ini masalah manajemen, masalah orang orang yang melakukan. Mau perusda, mau UPTD. Jadi saya bilang jangan menambah masalah. Lebih baik perusdanya dulu yang dilihat, kita evaluasi, kita tata orang yang memanage kemudian melanjutkan,” ungkap Rudy. (ikbal/fajar)

Bagikan berita ini:
9
8
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar