Tulis Data Palsu Jumlah Covid-19 di FB, Pemuda Ini Ditangkap Polisi

Petugas medis mengambil sampel darah pada saat melakukan rapid test Covid-19 kepada pedagang di Pasar Palmeriam, Jakarta Timur, Kamis (4/6/2020). Rapid test ini digelar bertujuan untuk mencegah penyebaran virus covid-19 lebih luas lagi, menyusul rencana penerapan new normal oleh pemerintah. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

FAJAR.CO.ID, MAMUJU – Polda Sulbar berhasil meringkus pelaku penyebar berita bohong (hoaks), dimana pelaku adalah target utama yang menimbulkan keresahan di masyarakat.

Terkait penyebaran berita hoaks, pemuda dengan inisial LSU asal Kabupaten Polman terpaksa harus berurusan dengan Polisi karena memasang berita hoaks di akun Facebook (FB).

Direktur Krimsus Polda Sulbar melalui Kabid Humas Polda Sulbar, AKBP. Syamsu Ridwan, membenarkan adanya penangkapan pelaku dugaan penyebar hoaks di medsos berinisial LSU asal Kabupaten Polman.

Atas keterangan Subdit V Ciber Crime Polda Sulbar, soal adanya berita hoaks diakun milik pelaku. Ia menuliskan diakun dinding facebook pribadinya “Postif Covid-19 di Sulbar ada 80 orang, waspada nasango ’mie’ apa positif nasangi penduduk Sulbar,” ucapnya seperti dikutip dari Sulbar Ekspres (Fajar Indonesia Network Grup), Senin 29 Juni.

Berdasarkan keterangan pelaku, status yang dituliskan diakun FB-nya itu memang tidak punya dasar data. Pelaku menulis hanya ingin meluapkan emosinya karena kesal soal berita tentang Covid-19, apalagi tenaga kerja asing bebas keluar masuk ke Indonesia sementara masyarakat Indonesia hanya di rumah saja.

”Pelaku menulis status di akun facebooknya soal masyarakat Sulbar postif corona, dengan alasan karena kesal dan emosi melihat berita tentang panas-panasnya berita Covid-19 bahwa tenaga kerja asing dari Cina bebas keluar masuk di Indonesia namun warga Indonesia hanya disuruh saja,” jelas Kabid Humas.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan


Comment

Loading...