Ernest ke Komisi VII DPR: Bapak Bikin Akun IG Saja, Terus Jualan Pemutih Selangkangan

Rabu, 1 Juli 2020 13:22

Ernest Prakasa

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Komedian Ernest Prakasa memberikan kritikan tajam ke anggota DPR. Itu setelah Komisi VII DPR berencana menarik pembahasan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS).

Ernest bahkan meminta legislator yang menolak melanjutkan pembahasan RUU PKS untuk mundur. Diketahui RUU PKS sendiri merupakan usul inisiatif DPR, bukan dari pemerintah.

“Kalo mau gampang jangan jadi anggota DPR Pak, bikin akun repost aja di IG. Tinggal nyolong konten Tonight Show sama stand-up comedy Kompas/Indosiar, trus folower banyak, trus jualan pemutih selangkangan deh. Gampang banget,” tulisnya di akun Twitternya, Rabu (1/7/2020).

Ungkapan penolakan penarikan RUU PKS

Tak hanya Ernest, Hannah Al Rashid yang dikenal sebagai aktris yang juga aktif dalam gerakan terkait feminisme, ikut mengungkapkan kekecewaannya terkait RUU PKS.

“‘Pembahasannya agak sulit’ Yang sulit itu hidup dengan rasa tidak aman every time we walk down a street. Yang sulit itu living with the trauma of being a victim of sexual violence. Yang sulit itu trying to understand why people in power don’t care about keeping us safe?!?” kicaunya.

Kicauan itu di-screenshot olehnya dan diunggah di Instagram. Hannah Al Rashid lalu menuangkan perasaannya terkait hal tersebut melalui caption.

“KOMISI VIII usulkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual dikeluarkan dari program legislasi nasional Prioritas 2020… Antara heartbreaking, marah, kecewa, sedih… mostly mad sih. This is madness!” tulisnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi VIII Marwan Dasopang mengatakan, pembahasan RUU PKS sulit dilakukan saat ini. RUU PKS merupakan RUU inisiatif DPR.

“Kami menarik RUU Penghapusan Kekerasan Seksual. Karena pembahasannya agak sulit,” ujar Marwan dalam rapat bersama Badan Legislasi (Baleg) DPR, Selasa (30/6/2020).

Marwan pun menyampaikan, Komisi VIII mengusulkan pembahasan RUU tentang Kesejahteraan Lanjut Usia untuk masuk daftar Prolegnas Prioritas 2020. (msn/fajar)

Bagikan berita ini:
5
2
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar