Gara-gara Disorot, Menteri Pendidikan Pilih Mundur

Presiden Brasil Jair Bolsonaro. Foto: REUTERS/ADRIANO MACHADO

FAJAR.CO.ID, BRASILIA – Menteri Pendidikan Brasil, Carlos Decotelli mundur dari jabatannya pada Selasa (30/6).

Padahal Decotelli baru lima hari ditunjuk dan belum dilantik oleh Presiden Brasil Jair Bolsonaro. Pada Senin (29/6), Decotelli mengatakan kepada awak media bahwa ia telah menjelaskan ketidakkonsistenan kepada presiden.

Dalam riwayat hidup ekonom Carlos Decotelli tercantum gelar doktor dan pascadoktoral yang tidak selesai, menurut laporan media Brasil.

Ia juga dituduh melakukan plagiat dalam tesis gelar master. Kemudian tuduhan itu dibantah oleh Decotelli. Decotelli berbicara kepada surat kabar Folha de S.Paulo pada Selasa bahwa dirinya tidak akan menerima jabatan tersebut dan upacara pelantikannya, yang dijadwalkan pada Selasa, batal.

Presiden Bolsonaro menyanjung pencapaian akademik Decotelli ketika mengumumkan penunjukkannya pada Kamis.

Sebagai menteri kulit hitam pertama yang ditunjuk untuk kabinet Bolsonaro, Decotelli merupakan profesor di akademi angkatan laut Brasil, relasi militer yang mengantarkannya mendukung kampanye pemilihan Bolsonaro pada 2018 sekaligus membuatnya terlibat dalam tim transisi.

Decotelli menjadi menteri pendidikan ketiga Bolsonaro sejak masa jabatannya dimulai pada Januari tahun lalu.

Menteri pendidikan pertama hanya menjabat selama tiga bulan dan yang kedua, Abraham Weintraub, bertahan selama 14 bulan.

Pendukung ideologis konservatif Bolsonaro menganggap menteri pendidikan sebagai kunci untuk upaya mereka memperkuat nila-nilai keluarga Kristen dan memutar balik apa yang mereka sebut pengaruh Marxist dalam pendidikan di Brazil selama bertahun-tahun. (reu/ant/jpnn/fajar)

Komentar

Loading...