Pasar Tradisional Selama PSBB Transisi Diawasi TNI-Polri

ILUSTRASI: Aktivitas perdagangan di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Senin (22/6/2020). Pasar Kebayoran Lama kembali dibuka usai ditutup selama tiga hari pasca setelah 14 pedagang postif Covid-19, pengelola pasar saat ini menerapkan protokol kesehatan di lingkungan pasar untuk mencegah penyebaran Covid-19. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi. Namun, pada periode kali ini, akan dilakukan pengetatan di dua sektor, yakni pasar tradisional dan Kereta Rel Listrik (KRL).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pasar tradisional menjadi lokasi yang belum dapat dikendalikan dalam penyebaran Covid-19 secara total. Pada sebulan terakhir bahkan 19 pasar sempat ditutup akibat ditemukan pedagang yang positif Covid-19. “Ke depan TNI, polisi, ASN akan diterjunkan untuk mengawasi,” kata Anies di Balai Kota Jakarta, Rabu (1/7).

Anies mengatakan, di DKI Jakarta ada 153 pasar tradisional di bawah naungan PD Pasar Jaya, sedangkan 150 lainnya merupakan pasar berbasis komunitas. Nantinya akan ditempatkan petugas untuk melakukan pengawasan ketat di masing-masing pasar.

“Jam operasi pasar akan dikembalikan normal, ganjil genap (toko) ditiadakan, tapi jumlah yang masuk pasar akan dikendalikan, tidak lebih dari 50 persen kapasitas,” jelasnya.

Petugas polisi, TNI atau ASN akan djtempatkan di pintu masuk pasar. Mereka akan memastikan pengunjung pasar tidak melebihi 50 persen kapasitas. Agar physical distancing terjaga. Aturan tersebut diambil karena berdasarkan temuan di lapangan, ganjil genap operasional toko tidak mempengaruhi jumlah pembeli yang datang. Sehingga kerumunan tetap terjadi.

Bahkan dalam beberapa peristiwa, ditemukan pedagang dengan nomor kios ganjil akan menitipkan barang dagangannya ke pedagang genap ketika tokonya tutup. Atau bahkan sebaliknya. “Jadi mending kita kendalikan dari luarnya, kalau kemarin kan dari dalamnya,” pungkas Anies.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...