Pulau Kayangan Minim Air Bersih, Fasilitas Berlumut bahkan Tinggal Kerangka

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Pulau Kayangan, Kota Makassar tak lagi seindah dulu. Beberapa fasilitas di sana tampak sudah berlumut. Bahkan sudah kotor.

Kios-kios di sana juga kini tak lagi menjajakan makanan ringan kepada wisatawan. Tampak hanya ada beberapa pria yang sudah tua renta, sebagai petugas kebersihan di sana.

Beberapa bangunan yang dibangun di tepi pantai pun sudah lapuk termakan usia. Hanya tinggal tiangnya saja, dan karam kecil yang mengitari tiang bangunan itu.

Warna kursi baring yang biasa digunakan wisatawan tampak sudah kusam. Tak ada peremajaan. Di sekitar pulau itu, ada dua orang wisatawan yang sedang asyik bermain air laut, bersama anaknya yang masih belia.

Selain itu, beberapa kamar kecil atau WC di pulau itu juga tak terawat. Air bersih pun tak mengalir dari kerannya. Begitu pun kolam renang di samping WC itu.

Kolam itu dipenuhi oleh air yang sudah keruh. Bahkan banyak sampah dan dedaunan di kolam yang dalamnya hingga leher orang dewasa.

Kapolres Pelabuhan, AKBP Muh Kadarislam, mengakui hingga saat ini kondisi Pulau Kayangan sedang memprihatinkan. Dulu pulau itu digemari, kini tak lagi disenangi.

"Ada pengalihan pengelola. Apalagi masa pandemi Covid-19 ini. Bahkan (nyaris) tidak ada pengunjung yang datang," kata Kadarislam kepada Fajar.co.id, Rabu (1/7/2020).

"Kalau tidak salah, baru tahun ini sepi. Ada juga beberapa wisatawan yang berkunjung di sana. Tetapi tidak menginap," sambung perwira dua bunga ini.

Beruntung, kondisi pasir dan air laut di sana masih terjaga kebersihan dan kejernihannya. Pepohonan di sana masih sangat sejuk untuk dijadikan tempat berteduh.

Meski kondisi Pulau Kayangan sepi dan tak terawat, Polres Pelabuhan justru tetap memanfaatkan air laut di sekitar pulau itu.

AKBP Muh Kadarislam beserta jajarannya ikut serta dalam menjaga ketahanan pangan Indonesia, di tengah masa pandemi Covid-19.

Pihaknya membangun sebuah keramba atau wadah budi daya ikan laut yang mengapung di atas air laut, dan terdapat jaring besar di bawahnya sebagai tempat bertumbuh kembangnya aneka jenis ikan laut.

Keramba ini juga akan didukung oleh warga sekitar dan juga akan membuat keramba untuk budi daya ikan laut," kata Kadarislam saat berkunjung ke Pulau Kayangan beberapa waktu lalu.

Beberapa jenis ikan yang dimasukkan ke dalam keramba itu di antaranya ikan kakap putih, kerapu, dan beberapa jenis ikan laut yang bernilai ekonomis.

"Ikan kakap putih yang kami masukkan ke keramba berjumlah 1500 ekor. Jadi di Polres Pelabuhan sudah ada sekitar 2.700 ekor ikan laut di dua keramba ini," tutup Kadarislam. (Ishak/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan