Reaktif Covid-19, Terdakwa Kasus Korupsi Jiwasraya Dilarikan ke RS Adhyaksa

Mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Hendrisman Rahim memakai rompi tahanan usai diperiksa di gedung Bundar Kejagung RI, Jakarta, Selasa (14/1/2020). (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Terdakwa kasus korupsi pengelolaan dana dan pengelolaan investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Hendrisman Rahim, langsung dilarikan ke Rumah Sakit Adhyaksa setelah diketahui reaktif virus korona atau Covid-19. Sebab Hendrisman menjadi tahanan Kejaksaan Agung yang dititipkan di Rutan KPK Pomdam Jaya Guntur.

“Informasi yang kami terima yang bersangkutan benar dilakukan rapid test oleh Kejaksaan dan hasilnya reaktif. Saat ini, langsung dilakukan penanganan lebih lanjut dengan dibawa ke RS Adhyaksa untuk dilakukan test swab,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dikonfirmasi, Rabu (1/7).

Juru bicara KPK berlatar belakang Jaksa ini menuturkan, mantan Direktur Utama PT AJS itu akan menjalani isolasi mandiri usai menjalani swab tes. Hal ini tidak lain mengikuti protokol kesehatan Covid-19.

“Untuk sementara waktu, tempat penahanan akan dipindah dan dilakukan isolasi mandiri di rutan cabang KPK di Gedung ACLC Kavling C1,” tukas Ali.

Sementara itu, pengacara Hendrisman, Maqdir Ismail mengakui kliennya reaktif Covid-19 setelah menjalani rapid test. Dia menyebut, kondisi kliennya secara fisik baik-baik saja.

“Betul, sidang dihentikan sementara. Dihentikan sampai Senin karena dicurigai bahwa Pak Hendrisman termasuk reaktif,” ujar Maqdir.

Maqdir mengaku tim pengacara Hendrisman langsung menjalani rapid tes di RSPAD Gatot Soebroto. Dia mengharapkan kondisinya baik-baik saja.

“Kami juga sekarang mau ke rumah sakit, mau periksa juga semua,” tukasnya. (jpc)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...