4 Hari Berturut-turut Berbuat Terlarang, Barang Bukti Ada Alat Tes Kehamilan hingga Lipstik

Ilustrasi garis polisi

FAJAR.CO.ID, TANJUNGPINANG — Polres Tanjungpinang, Kepulauan Riau, berhasil menangkap empat kawanan maling yang sudah membobol lima Apotek Kimia Farma.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Rio Reza Panindra menyebutkan, total kerugian yang dialami lima Apotek Kimia Farma mencapai Rp16 juta.

Rio menjelaskan bahwa tindak pidana pencurian tersebut terjadi empat hari berturut-turut, mulai 27 hingga 30 Juni 2020.

Mereka menyasar Apotek Kimia Farma di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan. “Pelaku melancarkan aksinya saat penjaga toko lengah,” kata Kasat Reskrim saat menggelar konferensi pers di lobi Mapolres Tanjungpinang, Rabu (1/7).

Lebih lanjut, Rio menyampaikan saat ini keempat pelaku sudah ditahan di Mapolres Tanjungpinang di Kilometer 5 untuk pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut. Polisi sudah mengantongi sejumlah barang bukti.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun. Para pelaku, kata dia, ditangkap di pelabuhan penyebarangan kapal roro di Tanjunguban, Bintan, saat hendak menyeberang ke Batam, Senin (29/6).

Penangkapan para pelaku berawal dari adanya laporan salah satu korban pembobolan apotek atas nama Denny.

Setelah menerima laporan, Tim Unit Jatanras Polres Tanjungpinang langsung melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan berbagai barang bukti atas kejahatan para pelaku.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar