Setelah Gerindra, Nasdem Tetap Buka Pintu Koalisi Dukung Danny-Fatma

Kamis, 2 Juli 2020 14:31

Politisi Nasdem, Ari Ashari Ilham dan Gerindra, Kasrudi. (Endra/Fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Duet Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi untuk Pilwalkot Makassar 2020 telah mencukupkan dukungan partai politik untuk maju sebagai calon walikota dan wakil walikota.

Pasangan yang mengusung tagline ‘Adama’ itu telah mengantongi modal 11 kursi, 6 dari Nasdem dan 5 lainnya milik Gerindra.

Sekretaris DPD Nasdem Makassar, Ari Ashari Ilham menegaskan partainya tidak menutup komunikasi dan peluang berkoalisi dengan partai-partai yang hingga hari ini belum menentukan usungan.

Baca juga: Peringatan Keras Rudy ke ASN, Jangan Coba-coba Main-main di Pilwalkot!

Sejumlah partai besar diketahui masih dalam penjajakan jagoan yang bakal didorong. Misalnya saja Pertai Demokrat dan PPP.

“Komunikasi dengan semua partai yang belum menentukan calon sangat baik dan intens. Saya rasa semua partai akan mengusung calon yang berpotensi besar menang. Dan Danny Pomanto di beberapa survei selalu paling teratas,” kata Ari Ashari ditemui di Gedung DPRD Makassar, Kamis (2/7/2020).

Hal tersebut terlihat dengan dibangunnya koalisi bersama Gerindra. Ari menerangkan jauh sebelum Pilkada ini, hubungan Nasdem-Gerindra sudah sangat dekat dan terjalin baik.

“Dengan adanya kesamaan dukungan ini kami akan semakin dekat dan memasifkan pemenangan ini,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan kader Gerindra, Kasrudi. Dengan dikeluarkan surat resmi rekomendasi terhadap Danny-Fatma, maka seluruh kader di tingkat DPD dan DPC akan tegak lurus dengan instruksi partai.

“Sebagai kader harus ikut dan patuh titah partai apalagi ditandatangani Ketum, jadi kami wajib mengikuti titah itu,” tegas Kasrudi.

Kasrudi pun menilai arah dukungan tersebut sudah sah dan kuat. Besar kemungkinan tidak akan berubah apalagi surat tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Prabowo Subianto.

“Kami siap Berjuang memenangkan Danny-Fatma. Sulit arah dukungan ini berubah. Apalagi tandatangannya langsung dari Ketua Umum Prabowo Subianto,” pungkasnya.

Kampanye Cerdas

Ari Ashari Ilham menambahkan, pihaknya telah sepakat menempuh strategi kampanye cerdas yang tidak melanggar protokol pencegahan Covid yang telah ditetapkan pemerintah.

“Aturannya kan tidak boleh mengumpulkan banyak orang, sehingga kami akan menempuh sistem kampanye cerdas misalnya memasifkan kampanye online, lewat media sosial. Intinya bagaimana caranya memperkenalkan paket ini dengan tidak mengumpulkan banyak orang. Karena jika aturan itu dilanggar sama saja kita tidak turut memutus mata rantai virus,” papar Ari.

Hal pertama yang akan dilakukan adalah memperkenalkan pasangan ini. Lalu tim akan bergerak memaparkan visi misi.

“Jadi yang akan turun adalah tim. Mungkin sesekali kandidat akan muncul dalam bentuk webinar atau wawancara televisi. Intinya Nasdem akan mensupport penuh pemerintah membantu memutus mata rantai Covid-19,” ujarnya. (endra/fajar)

Bagikan berita ini:
5
7
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar