Cegah Pilek Alergi, Hindari Debu dan Udara Kotor

ATASI ALERGI Polusi di dalam ruangan seperti debu pada perabot bisa memperparah alergi. Kuatkan imun untuk mencegahnya kumat. ABE BANDOE/FJAR

FAJAR.CO.ID — Bersin-bersin, batuk, hingga hidung tersumbat biasanya akibat pilek alergi ( rhinitis alergi). Rumah lebih terbuka salah satu kunci pencegahannya.

Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan RS Awal Bros, dr Aminuddin Azis Sp THT KL(K) MKes mengatakan, mengonsumsi obat antihistamin boleh dilakukan jika pilek alergi kumat. Namun perlu diketahui bahwa obat tersebut sifatnya hanya menekan, tidak menghilangkan.

Obat hanya menekan karena pilek alergi itu berkembang melalui polusi udara yang masuk ke hidung. Memengaruhi efek histemin tubuh sehingga menjadi berlebih. Tetapi yang paling banyak pada polusi di dalam ruangan, misalnya pada debu-debu di sela-sela perabot. “Tetapi jika ingin konsumsi obat, baiknya konsultasi ke dokter THT atau umum lebih lanjut. Sebab, pilek alergi ini juga ada karena genetik atau keturunan. Mirip dengan asma alergi,” ujarnya, Jumat, 3 Juli 2020.

Menghilangkan alergi, lanjutnya, harus menguatkan imunitas tubuh. Oleh karena itu, penting dilakukan olahraga di luar ruangan. Hanya saja, meski imun bagus jika lingkungan dan area rumah yang polusi udara kurang baik, maka akan jadi penyebab pilek alergi juga. “Untuk itu, rumah harus lebih terbuka agar sinar matahari masuk dengan baik dan mencegah perkembangan bakteri penyebab pilek itu. Selain itu, masa tumbuh bakteri jika terpapar matahari tidak akan lama,” jelasnya.

Tetapi dengan adanya Covid-19 ini, lanjut dokter berkacamata ini, baiknya jika mengalami hal tersebut baiknya tidak berkumpul banyak orang. Sebab droplet mudah keluar, ditambah cairan dari hidung, dan mata selalu berair. Apalagi penderita rhinitis alergi dinyatakan sangat mudah terpapar Covid-19. Salah satu penyebabnya adalah respons kagetan untuk memegang area wajah.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi


Comment

Loading...